Dulu aku juga suka maen gitar. Bukan hanya maen lagu orang, bahkan menciptakan laguku sendiri. Walau orang-orang pada histeris mendengar laguku, tapi aku pencipta lirik lagu lho [duh, ga punya malunya]. Anehnya, setiap kali kumemetik gitar, lagunya sedih-sedih semua. Setiap lirik yang kuciptakan. Sedih-sedih semua.
Teman, kusedang berinvestasi pada masa depanku dengan : Kesedihan:(
- Pernah dengar lagu 'Jatuh Bangun' yang hobby dinyanyikan oleh Kristina?
- Pernah dengar lagu 'Aku Cinta Kau dan Dia' -nya Dhani Dewa?
- Pernah dengar lagu 'Gelas-Gelas Kaca' -nya Nia Daniati [yang mempopulerkan]?
- Pernah dengar lagu 'Tegar' -nya Rossa [yang mempopulerkan]?
Kau tebak sendiri bagaimana 'cerita sinetron' kehidupan nyatanya setelah mempopulerkan lagu-lagu itu? Hiks:(
Dan hal ini juga terjadi berulang denganku. Setiap ada lagu yang memang pernah asyik kuputar berulang-ulang. Terjadi 'kisah nyatanya' dalam beberapa waktu kemudian.
Sebenarnya musik tersebut mencetak alam bawah sadar kita. Jadi kita mengundang alam semesta mewujudkan 'impian' alam bawah sadar kita salah satunya dengan lagu-lagu yang kita dengar. Mungkin karena itu pula kemudian muncul musik-musik untuk afirmasi dipasaran. Seperti untuk Love Attraction, Prosperity Attraction, Genius, dan lain-lain. Contoh webnya seperti : http://www.innertalk.com/
Suatu hari aku di 'copy paste' kan musik untuk Love Attraction oleh Hendra Thiemailattu. Setelah dia melakukannya, dia merasa ada beberapa perubahan baik dalam hidupnya. Aku pun mencobaanya. Namun, kami melakukan dengan cara yang berbeda. Dia mendengar musiknya sambil tiduran [mengikuti sesuai dengan instrukturnya], sedang aku melakukannnya sambil beraktifitas mengerjakan website atau lain sebagainya didepan laptop. Kupikir-pikir, yang sedang 'dikerjain' kan alam bawah sadarnya, ya biar alam sadarnya dibuat beraktifitas sementara alam bawah sadarnya 'dikerjain'. Kalo tiduran resikonya tidur. Malah ilang.
Entah terjadi perubahan ato ga dalam hidupku, yang jelas memang tiba-tiba aku jadi lebih dekat dengan seseorang. Kalo Hendra berorang-orang. Aku cukup satu saja, hehehe. Ada kejadian yang benar ga sengaja. Paa suatu malam di sebuah hotel di Tanjung Pinang, aku seperti biasa insomnia. Setelah menghabiskan beberapa waktu internetan di restonya, kunaik ke kamar dengan harapan bisa tidur. Gagal total. Jadi kuhidupkan lagi komputernya, dan mulai mendengarkan love attraction milik Hendra. Dan karena ga tau harus ngapain, aku mulai beraktifitas dengan menulis keinginan-keinginan percintaanku. Seperti :
- Aku bangga aku pecinta yang baik
- Aku bangga dia dekat denganku
- Aku bangga pecinta yang baik
- Aku bangga diinginkan oleh dia
- dst
Tanpa kusadari, aktifitas yang 'simetris' antara alam bawah sadar dan alam sadar ini membuahkan hasil yang 'jauh lebih cepat' dari pada yang kuharapkan. Entah ini berhubungan atau tidak, tapi setidaknya : "It Work!"
